(via fnsptr)
Disela-sela kakiku melangkah maju, pandanganku masih dipenuhi kaca masa lalu. Betapa bodohnya aku waktu itu menyia-nyiakan cintamu. Sesal masih berjejal, kuharap maafku bisa ditebus agar lukamu tak kekal.
Jika memang padamu jalan itu masih menuju, bolehkah kakiku melangkah kembali ke situ?…